
Berbeda dengan Tahun Tanah sebelumnya; tidak banyak program dan kegiatan yang kami perbuat di Tahun Tanah kali ini, terkait situasi yang masih harus serba hati-hati seperti sekarang. Do’a Tanah yang kami pilih sebagai tema Tahun Tanah, mungkin tepat sebagai sarana menata ulang semua itikad, hasrat dan impian demi memanjatkan mufakat menuju Kota Terrakota.
Semangat, keharuan, dan kegembiraan Rampak Genteng nampaknya masih berserak di halaman hati kami semua; namun ada waktunya memberi titik sebagai penanda menuju paragraf baru. Pun demikian dengan Tahun Tanah 2021 ini bukanlah akhiran; melainkan semacam tahan nafas untuk dihembuskan perlahan, mengalirkan oksigen dengan lebih tenang ditengah terjadinya kelangkaan (tabung) oksigen beberapa bulan kemarin.
Seiring hal tersebut kami merencanakan urun-oksigen lewat Hutan Tanaraya – Perhutana, yang akan segera kami luncurkan pada tanggal 11 Desember nanti; ditemani secuil aktifitas dalam setahun ini dari mulai residensi seniman, pagelaran musik keramik, juga pameran progress report kota terrakota. Kami mengundang teman-teman semua dimanapun anda berada, untuk terlibat dan mengkhidmatinya bersama di penghujung Tahun Tanah ini.
Benih yang baik tak memilih tanah. Dengan segala kerendahan hati, kami berdo’a semoga dilimpahkan segala kebaikan, keberkahan, kesehatan, dan sampai jumpa di Tahun Tanah 2024.